Romance doesn’t exist anymore


 

Romance doesn’t exist anymore

 

                                                                       

Lelaki itu selalu memberi hadiah-hadiah pada istrinya

Pada hari ulang tahun: cincin baru dan sekotak coklat

Pada hari perkawinan : arloji Cartier atau leontin De Beers

Pada hari Valentine: red roses dan candle light dinner

Pada libur tahun baru: liburan ke Paris

Pada hari-hari bertanggal merah lainnya: liburan dari Peking hingga San Diego,

dusun di pedalaman New Zealand, atau nonton teater di Broadway, Manhattan

 

Laki-laki itu bercerita sambil matanya berkaca-kaca

Itu semua cuma rutin, katanya

Aku kehilangan romans

Aku tak lagi bisa menciumnya

 

Lain kali, kataku

Beri istrimu sesuatu

Bukan pada hari-hari peringatan

Melainkan pada hari-hari engkau dengan tulus ingin melakukannuya

Itu bisa saja Juni atau Agustus

Saat istrimu menstruasi atau menopause

 

Dan jangan lupa,

Beri dia cinta

 

 

Sirikit Syah 

Singapura, 2000

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s